by

Lagi, PGOT Sudah Marak di Kota Tegal

banner 300250

TEGAL – Seringnya razia digelar rupanya tak membuat pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) jera. Jumlahnya di wilayah Kota Tegal kian meresahkan warga.

Karenanya, DPRD mendesak dinas terkait untuk aktif melakukan razia dan pembinaan. Sehingga jumlahnya bisa ditekan dan tak lagi membuat masyarakat resah.

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno, mengatakan terkait banyaknya nya PGOT, pihaknya meminta Satpol PP dan Dinas Sosial lebih aktif melakukan razia dan pembinaan. Pembinaan diperlukan untuk mengetahui penyebab mereka menjadi PGOT.

“Alasannya bisa jadi karena persoalan ekonomi maupun alasan lainnya,” katanya.

Kemudian, kata Edy, nantinya bisa dipetakan apakah mereka berasal dari wilayah Kota Tegal maupun dari luar. Jika dari dalam kota, maka perlu penanganan yang sangat serius.

“Disinilah Pemerintah harus hadir untuk melakukan pembinaan. Sehingga mereka tidak lagi menjalani menjadi PGOT,” jelasnya.

Namun jika, tandas Edy, jika bukan berasal dari dalam kota, maka Pemerintah perlu berkoordinasi dengan daerah asal mereka. Agar daerah itu melakukan pembinaan terhadap warganya yang termasuk dalam PGOT.

Edy menambahkan, penyelenggaraan pemerintahan bertujuan meningkatkan kesejahteraan, melayani dan melindungi masyarakat. Sehingga jika aspek perlindungan sosial dilaksanakan secara sungguh-sungguh maka PGOT niscaya tidak ada lagi.

“Karenanya, DPRD mendesak agar Satpol PP beroperasi jangan hanya kalau ada aduan. Namun tugas rutin hendaknya dijadikan standar sehingga out putnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (muj/zul)

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed